| KURIKULUM SEKOLAH DASAR

Al Lathif Islamic International School mengadopsi program-pogram yang menerapkan proses pembelajaran standar internasional dan dapat menghasilkan pembelajaran yang terbaik. Sesuai dengan visi kami yaitu mengembangkan kecerdasan anak menuju Generasi Qur’ani yang berakhlak mulia dan berwawasan global untuk memenuhi peran mereka sebagai khalifah di muka bumi. Kami menggunakan tiga kurikulum yang dipadukan dalam satu sistem kurikulum yang lengkap dan sesuai dengan kebutuhan para murid, terdiri atas Kurikulum CambridgeKurikulum Tahfidz Qur’an dan Kurikulum Nasional.

Untuk memperkaya ilmu dan wawasan para siswa / siswi, AIS menggunakan kurikulum Cambridge khususnya untuk mata pelajaran Bahasa Inggris (Cambridge Primary English), Matematika (Cambridge Primary Mathematics), dan Sains (Cambridge Primary Sciences). Pada akhir masa sekolah (Kelas 6 (enam)) para siswa / siswi dapat mengikuti test (Cambridge Primary Checkpoint) dan akan mendapatkan sertifikat yang dapat digunakan untuk melanjutkan sekolah di berbagai negara.

Kegiatan Tahfidz Qur’an di AIS dilaksanakan setiap hari, yaitu selepas shalat dhuha, dzuhur dan ashar. Hal ini bertujuan untuk membiasakan anak terus dekat dengan Al Qur’an dan semakin mencintainya.

Untuk murid tingkat dasar, metode yang digunakan adalah metode takrir, yaitu guru membacakan ayat yang mau dihafal di depan anak-anak, dengan makhraj dan tajwid yang sesuai, bagus dan mantap. Kemudian setelah itu anak disuruh menirukan bacaan gurunya tersebut sampai anak yang di dalam kelas tersebut hafal semua dengan bacaan yang baik. 

Setelah para murid dapat membaca Al Qur’an dengan baik, metode yang digunakan adalah metode mutabaah, yaitu metode menghafal mandiri. Hasil dari menghafalnya akan diperiksa secara rutin oleh para ustadz/ustadzah.

Target program tahfidz Qur’an adalah pada saat kelulusan para murid memiliki hafalan minimal 5 (lima) juz..

Al Lathif menyelenggarakan pembelajaran berbasis Kurikulum Nasional yang sesuai dengan UU Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2003 mengenai sistem pendidikan nasional dengan menitik beratkan pada pendidikan akidah, ahklak, fikih,  sejarah Islam, Bahasa Indonesia, Penguasaan Teknologi Informasi dan Komunikasi, Pendidikan Olahraga dan Kesehatan, Pendidikan Kewarganegaran serta Seni dan Musik.